Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria memaparkan sejumlah inovasi BRIN saat bertemu Presiden Prabowo Subianto dengan 150 periset BRIN pada Kamis, (6/8/2026). Salah satunya kapal nelayan berpenggerak listrik (kapal listrik). Arief menuturkan, di bidang inovasi pendukung kampung nelayan, BRIN telah membangun kemampuan mulai dari armada penangkapan, budidaya hingga pengolahan hasil perikanan. Salah satunya kapal nelayan berpenggerak listrik yang berpeluang mengurangi biaya operasional. "Berdasarkan hasil pengembangan BRIN berpotensi mengurangi biaya operasional energi hingga 70% dibandingkan menggunakan BBM,” kata dia.