Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan tidak boleh ada lagi kasus keracunan makanan dari Makan Bergizi Gratis (MBG) di mana pun. "Ini kita berpacu melawan waktu, bagaimana caranya, ya, intinya memastikan tidak boleh ada keracunan lagi. Meski begitu, Sudaryono memastikan sekolah-sekolah yang menerima MBG dari dapur SPPG yang disuspend tersebut tetap akan mendapatkan manfaat. "Tapi yang jelas, disuspend itu kalau dapur keracunan disuspend itu bukan berarti kemudian libur, sekolahnya enggak bisa dimakan. Tapi tetap diberikan manfaat MBG yang kemudian disuplai oleh dapur-dapur sekitar situ," papar dia.