Liputan6.com, Taipei - Taiwan memulai latihan militer besar-besaran pada Rabu (5/8) untuk menguji kemampuan para komandan menyesuaikan strategi dan mengambil keputusan cepat ketika pergerakan musuh tidak sesuai perkiraan. Latihan tahunan Han Kuang yang berlangsung selama 10 hari itu dimulai pada Rabu pagi setelah pusat komando bawah tanah di Taipei mengeluarkan perintah dimulainya latihan. Hal itu disampaikan dua pejabat senior Taiwan yang mengetahui pelaksanaan latihan tersebut kepada Reuters. AdvertisementTaiwan untuk pertama kalinya akan menerapkan metode backbrief yang mengacu pada praktik militer Amerika Serikat (AS). Metode tersebut bertujuan memperkuat koordinasi, kata para pejabat yang meminta identitasnya dirahasiakan karena informasi itu bersifat sensitif.