None
IT
Presiden Iran Ungkap Sulit Berkomunikasi dengan Mojtaba Khamenei
['Tim Global', 'Diterbitkan Agustus', 'Septian Deny', 'Tim Redaksi']
Liputan6.com Internasional
Liputan6.com, Teheran - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan komunikasi dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, saat ini “sangat sulit” dan menggambarkan kehadirannya sebagai “sumber kekuatan yang sangat besar” bagi negara.
Ia menggambarkan Khamenei sebagai sosok yang “luar biasa”, seraya mengatakan bahwa dirinya terkesan dengan etika, kerendahan hati, dan cara berpikirnya.
AdvertisementPezeshkian juga menuduh sejumlah pihak berupaya “menciptakan perpecahan” di dalam negeri dengan memanfaatkan pesan pemimpin tertinggi mengenai nota kesepahaman antara Amerika Serikat dan Iran.
Kerangka kerja yang terdiri atas 14 poin tersebut ditandatangani pada 17 Juni 2026 oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian untuk meresmikan gencatan senjata, mencabut blokade laut, dan mengakhiri operasi militer aktif.
Presiden Iran itu mengatakan bahwa para musuh Iran terus meningkatkan tekanan melalui sanksi dan konfrontasi militer dengan tujuan memicu ketidakpuasan publik serta mendorong terjadinya aksi protes.