Karena hujan saya fokus melihat jalan, ternyata mobil itu melawan arah dan akhirnya terjadi tabrakan adu banteng," cerita Winarso. Dia juga mengalami luka di kepala dan mengeluarkan darah dari hidung sebelum akhirnya dievakuasi warga ke Rumah Sakit Airan. SH disebut bersedia menanggung biaya pengobatan hingga korban keluar dari rumah sakit serta memberikan santunan Rp 3 juta. Namun, persoalan muncul ketika kondisi Winarso harus dirujuk ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo karena membutuhkan penanganan yang lebih lengkap. Kendala kembali terjadi saat rumah sakit meminta uang muka untuk tindakan operasi.