Liputan6.com, Jakarta - Visa menambahkan kemampuan pendanaan dan pembayaran memakai stablecoin ke dalam layanan Visa Direct. Visa Direct terhubung ke lebih dari 18 miliar titik akhir (endpoint) di lebih dari 195 negara dan wilayah, yang mencakup kartu, rekening bank, dan dompet digital. AdvertisementVisa’s Global Head of Product, Mark Nelsen menyatakan, stablecoin membuka cara baru untuk membuat pergerakan uang menjadi "lebih cepat dan lebih fleksibel," khususnya untuk pembayaran lintas negara. Kerja sama ini memperluas strategi stablecoin yang telah berkembang pesat di seluruh jajaran produk Visa. Perusahaan meluncurkan Visa Stablecoin Platform pada Juli, yang memberikan satu lingkungan terpadu bagi institusi untuk mencetak, menyimpan, mentransfer, dan menukarkan kembali dolar digital, serta menyediakan infrastruktur dompet dan kontrol transaksi.