Liputan6.com, Jakarta - Keluhan guru dan karyawan yang mengaku bertahun-tahun tak pernah menerima kenaikan gaji menjadi awal terbongkarnya dugaan penyimpangan di sebuah yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Advertisement"Selama ini sebenarnya ada banyak keluhan dari para guru, para karyawan karena gaji mereka tidak pernah naik. Kalau mereka dianggap tidak menghormati ketua, mereka langsung dapat peringatan satu, peringatan dua," kata Hermawanto kepada wartawan, Kamis (6/8/2026). Menurut Hermawanto, hasil pemeriksaan menemukan adanya dugaan pelanggaran dalam pengelolaan yayasan yang kemudian diproses secara hukum. Ia menjelaskan, Ketua Yayasan berinisial IWD diberhentikan pada 18 April 2026 setelah ditemukan indikasi penyalahgunaan keuangan yayasan untuk kepentingan pribadi.