Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menemukan sejumlah aspek yang perlu dibenahi usai meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jayapura, Papua. Evaluasi dilakukan menyusul dugaan keracunan yang dialami ratusan penerima manfaat, mulai dari sanitasi, penyimpanan makanan, hingga mekanisme distribusi. Keduanya memeriksa seluruh tahapan penyelenggaraan program, mulai dari pengelolaan bahan baku, proses memasak, penyimpanan makanan, hingga pendistribusian kepada para penerima manfaat. Di antaranya sanitasi tempat pencucian peralatan makan, kebersihan peralatan, pengendalian suhu makanan, penyimpanan bahan baku, penyimpanan makanan matang, hingga mekanisme distribusi. "Dari hasil peninjauan, masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki, mulai dari sanitasi, pengendalian suhu makanan, penyimpanan bahan baku, penyimpanan makanan matang, hingga proses distribusi.