None
CA
BRIN Kembangkan Teknologi Penyimpanan Gas, Bisa Pangkas Subsidi LPG Rp 26 Triliun
['Arief Rahman H', 'Diterbitkan Agustus', 'Arthur Gideon', 'Tim Redaksi']
Liputan6.com Bisnis
Liputan6.com, Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengklaim teknologi penyimpanan gas alam terbaru yang tengah dikembangkannya berpotensi menghemat subsidi liquefied petroleum gas (LPG) hingga Rp 26 triliun per tahun.
Kepala BRIN Arif Satria mengatakan, teknologi tersebut merupakan Adsorbed Natural Gas (ANG) yang memungkinkan gas alam domestik disimpan pada tekanan sekitar 30 bar, jauh lebih rendah dibandingkan teknologi Compressed Natural Gas (CNG) konvensional.
Menurut Arif, BRIN mengembangkan teknologi tersebut melalui kerja sama riset dengan ilmuwan Jepang Susumu Kitagawa, yang dikenal sebagai pelopor teknologi MOF.
Berdasarkan perhitungan awal, teknologi ini mampu berpotensi menghemat hingga sekitar Rp 26 triliun per tahun terhadap beban subsidi LPG," ujar Arif Satria.
Ia menjelaskan, inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya BRIN membangun kemandirian energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG.