Asam Udeung merupakan salah satu kuliner khas Aceh yang tumbuh dari tradisi masyarakat pesisir, termasuk kawasan Banda Aceh dan Lhokseumawe yang berlimpah hasil laut. Kata "asam" merujuk pada rasa asam khas belimbing wuluh, sedangkan "udeung" berarti udang. Inilah pembedanya dari sambal terasi yang cenderung gurih-pedas, dari udang balado yang dimasak dengan tumisan cabai, maupun dari sambal keumamah yang berbahan ikan kayu. Karena disajikan segar, teksturnya sengaja dibiarkan kasar agar potongan udang dan belimbing wuluh masih terasa di mulut. Mengacu pada riset yang dipublikasikan ResearchGate, asam sunti dibuat dari belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) yang difermentasi dan berfungsi memberi rasa asam sekaligus aroma khas pada masakan Aceh.