Nektar dan polen yang melimpah dari bunga merah mudanya menjadi magnet kuat bagi lebah kecil yang juga merupakan penyerbuk paling efektif untuk bunga alpukat yang berukuran mungil. Keunikan tanaman ini terletak pada daya tahannya yang luar biasa terhadap cuaca panas ekstrem di dataran rendah Indonesia. Bunganya yang berbentuk seperti bola benang merah mekar di pagi hari, sangat sinkron dengan waktu mekarnya bunga alpukat tipe A yang membutuhkan penyerbukan pagi. Selain fungsi penyerbukan, tanaman ini adalah legum yang akarnya mampu mengikat nitrogen bebas dari udara untuk menyuburkan tanah. Daunnya yang rimbun namun mudah dipangkas bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak atau mulsa hijau yang menjaga kelembapan tanah di sekitar perakaran alpukat.