Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membeberkan rencana menaikkan nilai penerbitan obligasi Jakarta mencapai Rp 5,2 triliun. Menurutnya, kemampuan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menerbitkan obligasi sebenarnya mencapai sekitar Rp 20 triliun. "Jadi memang saya mendapatkan laporan ada kenaikan untuk rencana obligasi. AdvertisementMeski demikian, Pramono mengaku memilih bersikap konservatif dalam menentukan nilai obligasi yang akan diterbitkan. Pramono menilai, penggunaan obligasi untuk pembangunan LRT akan membuat pengelolaannya lebih prudent karena dananya dialokasikan untuk proyek yang dianggap efektif.