Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan tidak memberikan toleransi sedikit pun alias zero tolerance dalam menyikapi kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sudaryono menyatakan, saat ini BGN menyikapi kasus keracunan massal dalam program MBG dengan melakukan pembekuan terhadap dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Kemudian makanannya itu kemudian dicek di lab oleh Dinas Kesehatan di bawah pengawasan dari Kementerian Kesehatan," kata Sudaryono dalam keterangan pers di Kementerian Kesehata, Rabu (5/8/2026). Kemudian SPPG-nya kami copot, dan kemudian kita investigasi sebetulnya keracunannya karena apa," tambahnya. Bukan kemudian kita tutup-tutupi atau kemudian kita bela-bela.