Dengan memperkenalkan konsep sistem pod kopi porsi tunggal atau single-serve coffee pod, Nespresso menciptakan sebuah ceruk pasar premium baru yang menggabungkan kepraktisan teknologi modern dengan kemewahan cita rasa penikmat kopi (coffee connoisseur). AdvertisementMengutip laman resmi Nespresso, Kamis (6/8/2026), penemuan sistem pod ikonik ini berakar dari sebuah observasi sederhana pada tahun 1975 oleh seorang insinyur Nestlé bernama Éric Favre. Favre kemudian merekayasa ulang mekanika tersebut ke dalam sistem kapsul tertutup rapat yang menyuntikkan air bertekanan tinggi ke dalam bubuk kopi. Dalam model bisnis ini, Nespresso sengaja menjual mesin kopi mereka dengan margin keuntungan yang sangat tipis, atau bahkan bermitra dengan produsen elektronik pihak ketiga untuk membanjiri pasar dengan perangkat kerasnya. Cuan utama perusahaan tidak diambil dari penjualan mesin, melainkan dari ekosistem kapsul aluminium eksklusifnya yang harus terus dibeli ulang oleh konsumen.