Liputan6.com, Jakarta - Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak ditutup menguat setelah Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026. Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% pada kuartal II 2026, melampaui konsensus yang prediksi 5,1%. Akan tetapi, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2026 lebih rendah dari kuartal I 2026 yang mencapai 5,61%. Dia mencatat nilai produk domestik bruto (PDB) pada kuartal II 2026 atas dasar harga berlaku sebesar Rp 6.552,1 triliun. Meski demikian, pertumbuhan ekonomi kuartal II 2026 jika dibandingkan dengan kuartal I 2026 atau secara quartal to quartal (q to q) tumbuh sebesar 3,73%.