Dalam penyelidikan tersebut, polisi telah memeriksa dua saksi yang berada di lokasi sebelum korban ditemukan meninggal, yakni IH dan anak korban yang berusia sembilan tahun berinisial M.Advertisement"Kami sudah memeriksa beberapa saksi utama. Kemudian yang kedua adalah saksi anaknya M, sembilan tahun," kata Jean Calvijn dalam konferensi pers, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat berada di dalam kamar bersama kedua saksi. Saat kembali, ia hanya melihat anak korban berada di kamar, sedangkan korban tidak terlihat. Sesaat kemudian, saksi mendengar korban mengucapkan kalimat, "Maafkan saya," sebelum terdengar satu kali suara letusan.