Liputan6.com, Gaza - Lebih dari 100 warga Palestina yang jenazahnya tertimbun reruntuhan selama hampir tiga tahun akhirnya dimakamkan di Kota Gaza. Prosesi tersebut menjadi salah satu pemakaman massal terbesar di Gaza sejak perang Israel di wilayah itu dimulai. Jenazah mereka ditemukan oleh tim penyelamat di lokasi serangan Israel pada November 2023 di kawasan Sabra. Setelah penemuan itu, keluarga korban akhirnya dapat menggelar salat jenazah dan pemakaman. Spanduk-spanduk besar bergambar para korban juga dibentangkan, disertai seruan agar perang Israel di Gaza yang berlangsung sejak Oktober 2023 segera dihentikan.