Liputan6.com, Jakarta - Pengembang listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP) bakal memegang peran besar dalam penggarapan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM). Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) PT PLN (Persero), Suroso Isnandar, menyebutkan ada total 315 proyek PLTA dan PLTM dengan kapasitas mencapai 11,7 gigawatt (GW) dalam RUPTL 2025–2034. Dari jumlah tersebut, sebanyak 262 proyek akan dikerjakan oleh swasta. "Dari total 315 proyek PLTA dan PLTM dengan kapasitas mencapai 11,7 gigawatt (GW) sekitar 262 proyek akan dikerjakan oleh IPP dalam RUPTL 2025–2034. AdvertisementRinciannya, pengembang swasta akan menggarap 48 proyek PLTA dengan kapasitas 9.441 megawatt (MW).