Liputan6.com, Jakarta - Produsen roket antariksa dan satelit internet Starlink, SpaceX merilis kinerja keuangan kuartalan pertamanya. Mengutip BBC, Rabu (5/8/2026), perusahaan yang dipimpin Elon Musk ini memproduksi roket antariksa dan satelit internet Starlink, serta memiliki platforom media sosial X. Saham SpaceX mulai diperdagangkan pada Juni 2026. Perseroan mencatatkan pendapatan tumbuh 92% menjadi US$ 7,8 miliar atau Rp 140,15 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.970) dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menyoroti Starlink, satu-satunya bagian perusahaan yang saat ini mencetak laba, dengan perolehan US$ 1,6 miliar pada kuartal kedua. Ia juga membahas perkiraan pertumbuhan pesat pada lini bisnis baru SpaceX yang menyediakan daya komputasi, yang dibutuhkan untuk proyek kecerdasan buatan (AI) kepada perusahaan lain, termasuk Google dan Anthropic saat ini.