None
CA
Alasan Sektor Manufaktur Beralih ke PLTS Atap demi Efisiensi
['Diterbitkan Agustus', 'Tim Redaksi']
Liputan6.com Game
Liputan6.com, Jakarta - Sektor industri Indonesia kian gencar mengadopsi energi bersih sebagai bagian dari strategi efisiensi biaya operasional dan komitmen keberlanjutan.
Tren transisi energi ini salah satunya ditandai oleh peresmian instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di kawasan industri PT Multi Nitrotama Kimia (MNK), Cikampek, Jawa Barat, hasil kolaborasi dengan Modena Energy.
Fasilitas PLTS Atap berkapasitas 307,5 kWp tersebut diproyeksikan mampu memproduksi sekitar 400.000 kWh energi listrik per tahun, sekaligus memangkas emisi karbon hingga 360.000 kg CO₂ setiap tahunnya.
Ia menilai semakin banyak pelaku industri mulai beralih ke PLTS karena tidak hanya memperkuat komitmen keberlanjutan, tetapi juga memberikan efisiensi biaya operasional dalam jangka panjang serta mendukung pasokan energi yang lebih stabil.
Langkah MNK, yang merupakan anak perusahaan PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS), mengaitkan langsung antara efisiensi biaya operasional dengan pencapaian target emisi nol bersih (Net Zero Emission).