Liputan6.com, Jakarta - Ivan Gunawan mengaku tidak pernah menempatkan hanya satu wastra sebagai kain yang paling istimewa. Pandangan tersebut membuat Igun, sapaan akrabnya, tidak mudah menentukan satu jenis wastra favorit di antara banyak pilihan kain Nusantara. Advertisement"Buat saya kayaknya cukup ego kalau saya bilang, oh saya suka kain yang ini, suka kain yang itu," ujarnya saat jumpa pers di Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026. Melalui pendekatan couture, Igun mengolah wastra tersebut menjadi busana dengan sentuhan modern. "Karena balik lagi bahwa kain Madura ini motifnya, warnanya itu Igun banget.