Liputan6.com, Jakarta - Maraknya aksi geng motor senjata tajam di jalanan Sukabumi tak hanya mengancam keselamatan jiwa, tetapi juga memukul perekonomian para pengemudi ojek online (ojol). Maraknya aksi kejahatan jalanan pada malam hingga dini hari memaksa para pengemudi menghentikan aktivitas perburuan penumpang lebih awal. Perwakilan Forum Diskusi Ojol Sukabumi Raya, Fitria Ihsan, mengungkapkan bahwa situasi di jalanan saat ini sangat meresahkan para pekerja malam. Para anggota geng motor kerap mengintimidasi pengguna jalan dengan memamerkan senjata tajam di sepanjang jalan. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap penghasilan para pengemudi ojol.