Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah mendorong kebutuhan bahan pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipenuhi melalui koperasi desa, nelayan, peternak, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah. “SPPG harus membeli dari koperasi desa, koperasi nelayan, BUMDes, atau usaha yang ada di desa itu dan tidak boleh semuanya dibeli dari distributor besar,” katanya. Zulkifli mengatakan, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Koperasi Nelayan Merah Putih, serta berbagai usaha desa merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah. Karena itu dibentuk Koperasi Desa Merah Putih, Koperasi Nelayan Merah Putih, dan usaha-usaha desa lainnya agar rakyat ikut menikmati pembangunan,” ujarnya. Melalui keterlibatan petani, nelayan, peternak, koperasi, BUMDes, dan UMKM dalam rantai pasok MBG, pemerintah berharap anggaran program dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.