Liputan6.com, Jakarta - Dalam industri perangkat audio dan peralatan akustik, mengubah fungsi barang komoditas menjadi simbol gaya hidup dan standar profesional yang prestisius membutuhkan lebih dari sekadar fungsi pemutar suara. Berawal dari ide sederhana laboratorium riset pasca-Perang Dunia II, Sennheiser bertransformasi menjadi pelopor teknologi audio premium berskala global. Perjalanan pesat Sennheiser berakar dari keberanian mengeksekusi ide unik dan mengamankan dukungan akademis serta teknis di saat yang tepat. Labor W beroperasi memproduksi alat ukur voltmeter sebelum beralih memproduksi mikrofon pertama mereka, DM 1, pada tahun 1946. Dikutip dari BrandsWalk, fase kedewasaan dan reputasi emas Sennheiser semakin terakselerasi melalui dedikasi tak henti terhadap presisi akustik.