Liputan6.com, Jakarta - Harga emas dunia melemah pada perdagangan Senin (4/8/2026) di tengah ketidakpastian terkait perang di Timur Tengah dan kekhawatiran terhadap kenaikan inflasi. Mengutip CNBC, Selasa (4/8/2026), harga emas spot turun 0,3% menjadi US$ 4.029,84 per ounce. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus terkoreksi 0,5% ke US$ 4.029,00 per ounce. Analis Marex, Edward Meir, mengatakan harga emas masih bergerak dalam kisaran yang relatif sempit selama lebih dari satu bulan terakhir. Menurut Meir, ekspektasi pasar terhadap potensi kenaikan inflasi menjadi salah satu faktor yang menopang harga emas, terutama jika data ekonomi terbaru menunjukkan inflasi kembali meningkat setelah sempat melandai pada Juni.