Liputan6.com, Jakarta - Di tengah perkembangan pasar mobil listrik yang terus masif, sektor niaga atau komersial, khususnya truk dinilai masih terabaikan. "Walau produsen otomotif telah menunjukkan komitmen dukungan kepada ekosistem kendaraan listrik yang semakin baik, namun fokusnya masih sangat dominan di kendaraan penumpang," ujar Campaign Lead, Rafaela Xaviera, dalam keterangan resmi, Minggu (2/8/2026). Advertisement"Kami ingin memastikan segmen truk, yang juga memberikan dampak lingkungan nyata berdasarkan kajian yang sudah ada, juga mendapatkan perhatian yang setara. Dari sisi teknis, kelayakan truk listrik telah teruji secara global, seperti yang ditunjukkan oleh adopsi masif di Tiongkok dan Eropa. Dengan begitu, peran aktif dan keberanian investasi awal dari pabrikan untuk mendukung ekosistem truk listrik sangat dibutuhkan guna menciptakan skala ekonomi dan mempercepat terwujudnya armada logistik bebas emisi.