Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menegaskan partai politik memiliki kewajiban melakukan pendidikan politik sekaligus rekrutmen kader yang berintegritas. Menurutnya, fenomena tersebut juga dipengaruhi oleh lemahnya pendidikan politik di setiap partai kepada kadernya. Sarmuji menegaskan partai politik tidak hanya bertugas mencetak kader untuk menduduki jabatan publik, melainkan juga bertanggung jawab membina dan mengawasi mereka. Menurutnya, proses pembinaan harus dimulai sejak dini dan terus dilakukan ketika kader telah mengemban amanah sebagai pejabat publik. "Pada saat menjadi pejabat publik, kewajiban partai juga untuk memagari setiap anggota yang menjadi pejabat publik agar tetap dalam rel yang sebenarnya," kata dia.