Liputan6.com, Teheran - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengatakan situasi di Selat Hormuz tidak akan pernah kembali seperti sebelum perang. "Dalam keadaan apa pun, Selat Hormuz tidak akan kembali seperti sebelum perang, yakni sebelum 28 Februari," kata Baqaei seperti dilaporkan kantor berita Iran, IRNA. AdvertisementIa menjelaskan, Iran dan Oman merupakan dua negara yang berada di pesisir Selat Hormuz. Namun, sebelum masa 30 hari yang direncanakan untuk memulihkan lalu lintas pelayaran seperti sebelum perang berakhir, terjadi agresi terhadap Iran," ujarnya. Baqaei mengatakan jalur yang nantinya disepakati di Selat Hormuz bukanlah jalur utara maupun jalur selatan yang saat ini digunakan.