Liputan6.com, Budapest - Perdana Menteri Hungaria Peter Magyar pada Minggu (2/8/2026) mengumumkan penghentian total operasi satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di negara itu. Penghentian operasi PLTN tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam krisis energi yang dipicu oleh kekeringan berkepanjangan dan cuaca panas ekstrem di berbagai wilayah Eropa. "Karena permukaan air Sungai Danube terus menurun, salah satu dari dua unit pembangkit yang masih beroperasi di PLTN Paks akan dihentikan pada pukul 01.30," tulis Magyar di platform X. Besok, pembangkit tersebut akan berhenti beroperasi sepenuhnya untuk pertama kalinya dalam 44 tahun." Sebelum pengumuman tersebut, pengelola PLTN Paks pada Jumat (31/7) mengatakan penurunan permukaan air sungai dapat membuat pembangkit berhenti beroperasi sepenuhnya sekitar pertengahan pekan berikutnya.