Liputan6.com, Kinshasa - Wabah ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) terus menyebar dengan cepat dan kini menjadi wabah terbesar yang pernah tercatat di negara tersebut. "Wabah penyakit akibat virus Bundibugyo (BVD) di Republik Demokratik Kongo terus meningkat, dengan penularan yang berkelanjutan serta peningkatan jumlah kasus dan kematian yang terus berlanjut," demikian pernyataan WHO. AdvertisementLembaga itu menambahkan bahwa wabah tersebut kini menjadi wabah ebola terbesar dalam sejarah Republik Demokratik Kongo. Dalam sepekan terakhir, jumlah kasus mingguan mencapai 567 kasus, sedangkan jumlah kematian tercatat sebanyak 296 orang. Pada 17 Mei, WHO menetapkan wabah ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.