AdvertisementBPS melaporkan luas panen jagung pada Juni 2026 mencapai 0,25 juta hektare, lebih rendah dibandingkan 0,26 juta hektare pada Juni 2025. Produksi jagung pipilan kering pada bulan yang sama juga diperkirakan turun menjadi 1,50 juta ton dari 1,55 juta ton pada Juni tahun lalu. BPS memperkirakan potensi luas panen jagung pada Juli-September 2026 mencapai 0,67 juta hektare atau turun 4,39% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Potensi produksi jagung pada periode tersebut juga diperkirakan turun menjadi 3,98 juta ton atau lebih rendah 6,48% secara tahunan. BPS menegaskan bahwa angka potensi luas panen dan produksi masih bersifat dinamis karena bergantung pada perkembangan kondisi pertanaman hingga masa panen berlangsung.