Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan farmasi Inggris, AstraZeneca, dan perusahaan farmasi Amerika Serikat (AS), Bristol Myers Squibb melakukan perundingan sementara tentang rencana merger atau penggabungan usaha. Lantaran, Trump berfokus pada investasi dalam perusahaan farmasi domestik dan memperluas industri manufaktur AS. Ini artinya perusahaan Inggris tersebut akan mengakuisisi perusahaan farmasi terkemuka di AS. Hasil kuartal kedua pekan lalu yang menunjukkan permintaan kuat untuk pengobatan kanker dan penyakit langka jadi pendorong perkembangan perusahaan ini. Angka ini lebih dari setengah pendapatan penuhnya.