Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan dua proyek besar pabrik baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia telah selesai dibangun. Bahlil mengatakan keberadaan dua pabrik tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia terus memperkuat hilirisasi mineral melalui pembangunan ekosistem industri baterai kendaraan listrik yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Sudah ada dua ekosistem pabrik baterai besar yang dibangun, yaitu konsorsium LG dan CATL. Pemerintah berharap beroperasinya dua ekosistem pabrik baterai tersebut dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat industri kendaraan listrik dunia. Selain meningkatkan nilai tambah komoditas nikel melalui hilirisasi, proyek ini juga diharapkan menarik investasi lanjutan serta memperkuat rantai pasok industri kendaraan listrik nasional.