Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah akan melakukan penyesuaian terhadap Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sektor pertambangan. Kebijakan tersebut ditempuh untuk menjaga keseimbangan produksi, mempertahankan harga komoditas di pasar global, sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara. Bahlil mengatakan penyusunan RKAB dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam. Menurutnya, peningkatan produksi yang tidak terkendali justru berpotensi menekan harga komoditas dan merugikan negara. Karena itu, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara volume produksi dan nilai jual komoditas di pasar internasional.