Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan saat ini hanya PT GAG Nikel yang masih beroperasi di kawasan Raja Ampat, Papua Barat Daya. "Aku kan udah bilang, kalau di Raja Ampat itu izin yang masih beroperasi tinggal punya BUMN, GAG Nikel itu," kata Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (3/8/2026). Menurut Bahlil, PT GAG Nikel merupakan perusahaan yang telah mengantongi izin jauh sebelum dirinya menjabat sebagai Menteri ESDM. Sementara itu, izin pertambangan lainnya di Raja Ampat telah dicabut pemerintah pada 2025. AdvertisementIa juga menjelaskan bahwa izin-izin yang telah dicabut tersebut bukan diterbitkan pemerintah pusat, melainkan oleh pemerintah daerah sesuai aturan yang berlaku saat itu.