Pad 2025 lalu, rumahnya ambruk rata dengan tanah lantaran kayu-kayu penyangganya alami pelapukan. Kala itu, Diding Boneng masih melayani permintaan wawancara dari awak media dan memberikan keterngan soal kondisi rumahnya. Diding secara terbuka mengakui bahwa insiden menyedihkan ini merupakan dampak dari sikapnya yang terlalu mengabaikan kondisi fisik rumah. Diding secara terbuka mengakui bahwa insiden menyedihkan ini merupakan dampak dari sikapnya yang terlalu mengabaikan kondisi fisik rumah. Ia menyadari bahwa struktur kayu dan atap rumahnya sebenarnya sudah lama mengalami pelapukan.