Liputan6.com, Jakarta - PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) membukukan perbaikan kinerja operasional sepanjang semester I 2026. Perseroan mencatat pendapatan neto sebesar Rp 1,62 triliun, naik 16,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,39 triliun. Direktur Pyridam Farma Sinta Ningsih mengatakan, perbaikan kinerja merupakan hasil dari strategi efisiensi yang dijalankan secara konsisten di berbagai lini bisnis. AdvertisementKami melihat perbaikan yang konsisten pada kinerja operasional Perseroan, tercermin dari pertumbuhan pendapatan yang diiringi perbaikan margin laba bruto serta penyusutan rugi usaha yang signifikan. Menurut dia, perusahaan akan terus mempercepat peningkatan profitabilitas melalui ekspansi kapasitas produksi, termasuk pembangunan Lini Produksi 4 setelah rampungnya Lini Produksi 3 milik PT Ethica Industri Farmasi.