Liputan6.com, Jakarta - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) membukukan laba bersih sebesar Rp 1,11 triliun pada semester I-2026, naik 1,5% secara tahunan (year-on-year/YoY). Kinerja positif tersebut ditopang oleh pertumbuhan bisnis penyewaan menara serta ekspansi jaringan fiber yang semakin berkontribusi terhadap total pendapatan perusahaan. Pendapatan Mitratel hingga Juni 2026 mencapai Rp 4,69 triliun atau tumbuh 2,1% YoY. Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko, menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari transformasi bisnis yang dijalankan secara konsisten, sejalan dengan arah strategis Danantara Indonesia dan Telkom Group. Mitratel juga membukukan EBITDA sebesar Rp 3,89 triliun atau naik 0,8% YoY dengan marjin EBITDA yang terjaga tinggi di level 82,9%.