Liputan6.com, Jakarta - Bank of England atau Bank Sentral Inggris mempertahankan suku bunga acuan di 3,75%. Komite Kebijakan Moneter bank sentral Inggris, yang bertugas menetapkan suku bunga, memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan yang secara resmi dikenal sebagai Bank Rate, melalui pemungutan suara dengan hasil 6 lawan 3. Keputusan untuk mempertahankan suku bunga ini telah banyak diperkirakan sebelumnya setelah tingkat inflasi utama Inggris turun menjadi 2,6% pada bulan Juni, angka terendah dalam 15 bulan terakhir. "Kenaikan Bank Rate yang proaktif dapat mengurangi kemungkinan terjadinya dampak putaran kedua (second-round effects)," ujar Greene. "Hal ini akan menempatkan kami pada posisi terbaik untuk mengelola risiko terhadap target inflasi saat risiko tersebut muncul."