Karena itu, menjaga keseimbangan mikrobiota usus melalui konsumsi makanan bergizi menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan mental. Aktivitas fisik membantu tidur lebih nyenyak, sedangkan tidur yang berkualitas membuat kondisi mental lebih stabil. Kondisi fisik yang memburuk memperburuk kesehatan mental, sementara tekanan mental membuat proses pemulihan fisik berjalan lebih lambat. Perubahan hormon juga memengaruhi kondisi mentalSelain gaya hidup, perubahan biologis di dalam tubuh turut memengaruhi kesehatan mental. Artinya, aspek psikologis dan fisik saling memengaruhi dalam membentuk pengalaman seseorang terhadap penyakit.