Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melantik jajaran pejabat Pimpinan Tinggi Pratama baru guna mengakselerasi transformasi digital nasional. Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan publik berbasis teknologi tidak sekadar menjadi proyek formalitas, melainkan memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. AdvertisementSekretaris Jenderal Kemkomdigi, Ismail, menegaskan tolak ukur keberhasilan transformasi digital tidak lagi diukur dari seberapa banyak program yang diluncurkan, melainkan dari efisiensi yang dirasakan penerima layanan. "Ukurannya bukan hanya program berjalan, tetapi bagaimana masyarakat merasakan layanan yang lebih mudah, proses lebih cepat, dan manfaat yang lebih nyata," ujar Ismail, dikutip dari Antara, Kamis (30/7/2026). Ismail menekankan penerapan AI dalam birokrasi bukan sekadar gaya-gayaan mengikuti tren global, melainkan sarana untuk meningkatkan akurasi data dan memangkas proses kerja yang berbelit-belit.