None
CA
Menkomdigi Ungkap Modus Baru Radikalisme Berkedok Bantuan yang Incar Anak-Anak
['Diterbitkan Juli', 'Tim Redaksi']
Liputan6.com Game
Liputan6.com, Jakarta - Penyebaran paham radikalisme di ruang digital kini bertransformasi menggunakan pola yang jauh lebih halus.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengungkapkan kelompok ekstremis tak lagi mengandalkan narasi kebencian atau kekerasan secara terbuka untuk menggaet korban, melainkan melalui tawaran bantuan dan kedekatan personal.
Modus anyar ini mengincar kelompok rentan, terutama anak-anak, dengan cara membangun kepercayaan terlebih dahulu sebelum menyisipkan paham radikal.
Advertisement"Kekerasan dimulai dengan sebuah uluran tangan, bantuan pengobatan, pelunasan utang, pengiriman bantuan yang bersifat personal, lalu disusul janji-janji kesejahteraan.
Setelah kepercayaan terbentuk, barulah mereka diarahkan pada paham yang ekstrem," kata Meutya, dikutip dari Antara, Kamis (30/7/2026).