Lebih dari tiga dekade kemudian, politikus konservatif itu kembali ke pusat kekuasaan sebagai perempuan pertama yang terpilih melalui pemilu untuk menjadi presiden Peru. Keiko dilantik pada Selasa, 28 Juli 2026, setelah memenangi putaran kedua pemilihan presiden pada Juni. Kemenangan tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi Keiko, tetapi ia bukan perempuan pertama yang pernah menjabat presiden Peru. Dina Boluarte lebih dahulu menjadi perempuan pertama yang memimpin negara itu pada Desember 2022. Hampir seluruh ibu negara Peru sebelum dan sesudah Keiko selalu dipegang oleh istri presiden yang rata-rata berusia 40 hingga 60 tahun ke atas.