Liputan6.com, Tokyo - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi yang mengguncang Prefektur Kumamoto pada Selasa (28/7/2026) terus bertambah. Hingga Kamis, total korban meninggal mencapai 34 orang, termasuk sejumlah korban yang penyebab kematiannya masih dalam proses verifikasi apakah berkaitan langsung dengan gempa. Tim penyelamat kini berpacu dengan waktu untuk menemukan korban yang masih mungkin selamat sebelum melewati masa kritis 72 jam pascagempa. "Saya meminta semua pihak mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk menyelamatkan mereka yang masih menunggu pertolongan," lanjutnya. Hingga kini, skala kerusakan rumah dan bangunan masih terus didata.