Liputan6.com, Jakarta - Harga emas dunia berbalik menguat pada perdagangan Rabu setelah sempat tertekan pada awal sesi. Harga emas melonjak sekitar 2% setelah bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuannya. Keputusan The Fed tersebut mendorong pelemahan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS atau Treasury. Mengutip CNBC, (Kamis (30/7/2026), harga emas di pasar spot naik 1,9% menjadi US$ 4.101,99 per ounce. Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh US$ 4.116,26 per ounce, level tertinggi sejak 23 Juli.