Liputan6.com, Jakarta - Setiap tahunnya, daftar Forbes Global 2000 selalu jadi acuan utama untuk melihat siapa saja raksasa bisnis dunia. Biasanya, peringkat ini disusun berdasarkan kombinasi empat hal, yaitu penjualan (sales), laba bersih (profit), aset (assets), dan nilai pasar (market value). Aset sendiri mencerminkan total kekayaan, portofolio pinjaman, hingga cadangan kas yang dikelola oleh sebuah perusahaan. AdvertisementBerbeda dengan perusahaan teknologi yang bisa beroperasi dengan aset fisik minim (asset-light), sektor keuangan jelas butuh modal dan neraca keuangan yang super jumbo untuk memutar uang dan operasional pembiayaan di seluruh dunia. Berikut data perusahaan dengan aset terbesar di dunia versi Forbes tahun 2026, dikutip dari lama resmi Forbes, Kamis (30/7/2026).