Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku ingin membangun kawasan transmigrasi yang menjadi magnet baru bagi investasi, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Upaya mencapai ini dengan melibatkan generasi muda dalam program tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembangunan kawasan transmigrasi melalui pendekatan berbasis riset dan kondisi riil di lapangan. AdvertisementDia menegaskan data empiris dari lapangan menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan kawasan transmigrasi yang tepat sasaran. Menurut Menko AHY, para peserta akan mengidentifikasi berbagai potensi dan tantangan di kawasan transmigrasi, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, ekonomi kreatif, industri, hingga hilirisasi. Hasil kajian tersebut diharapkan menjadi masukan strategis bagi pemerintah dalam mengembangkan kawasan sesuai karakteristik dan keunggulan masing-masing daerah.