Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) buka suara mengenai penyebab dua perusahaan sektor tekstil dan garmen di Jawa Tengah yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap ratusan karyawannya. Keduanya tengah mengalami masalah internal, termasuk penurunan pesanan Business-to-Business (B2B). "Setelah kami melakukan kunjungan dan konfirmasi langsung ke lapangan, masalah yang terjadi adalah pesanan B2B ke perusahaan tersebut yang cenderung menurun," kata Rizky dalam rilis Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Juli 2026 di Kantor Kemenperin, Jakarta, Kamis (30/7/2026). AdvertisementDia menegaskan bahwa kondisi ini murni masalah internal perusahaan dan bukan disebabkan oleh lonjakan produk impor ke dalam negeri. "Jadi artinya ini masalah internal perusahaan, bukan karena faktor eksternal seperti lonjakan barang impor," tegasnya.