Liputan6.com, Jakarta - Selama bertahun-tahun, tidak sedikit aplikasi mata uang kripto palsu berhasil lolos dari peninjauan App Store dan merugikan pengguna. Pada 2023, Apple menghilangkan aplikasi Trezor palsu setelah berhasil menduduki pencarian teratas App Store. Pada tahun berikutnya, aplikasi Rabby Wallet palsu dikaitkan dengan laporan pencurian dana. Selain itu, pada 2017, aplikasi MyEtherWallet palsu juga menduduki peringkat ketiga di App Store sebelum akhirnya dihapus. AdvertisementSebagaimana dilaporkan MacRumors, tiga pelanggan mengajukan gugatan hukum setelah diduga mengalami kerugian sebesar USD 1,8 juta (Rp 32,5 miliaran) akibat Sparrow Wallet palsu.