Liputan6.com, Jakarta - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Tengah buka suara terkait tertangkapnya Bupati Pemalang Anom Widiyantoro oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait operasi tangkap tangan (OTT). Anom maju pada Pilkada Pemalang 2024 sebagai calon bupati yang diusung oleh Partai Golkar bersama Perindo, PSI, Partai Buruh, Gelora, dan Hanura. Advertisement"Terkait OTT ini kami belum tahu persis persoalannya, sehingga ini menjadi introspeksi bagi kami," kata Saleh, Rabu (29/7/2026). Saleh mengatakan Anom merupakan Bupati Pemalang yang diusung koalisi Partai Golkar, Perindo, PSI, Hanura, dan Gelora pada Pilkada lalu. Terkait pendampingan hukum, ia menyebut DPD Golkar Jawa Tengah akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar sebelum menentukan langkah selanjutnya.